Tanjung Sari


Bila dikaji lebih dalam mengenai Desa Krakitan secara umum (bukan hanya Rawa Jombor), maka akan terlihat kompleksitas kehidupan masyarakat daerah sekitar terhadap jenis pekerjaan masing – masing penduduk. Tidak hanya Rawa yang menjadi Sumber Daya Alam di Desa ini, tapi juga ada Hutan dan perkebunan yang menjadi mata pencaharian penduduk sekitar. Dari banyak jumlah penduduk tersebut, persebaran jenis mata pencaharian dan sumber daya alam yang tersedia adalah sebagai berikut :

1.      Sumber daya hutan
Salah satu SDA yang cukup besar di daerah ini adalah hutan yang mengelilingi beberapa perbatasan Desa. Dari potensi alam ini, beberapa penduduk mencari tambahan penghasilan mereka dengan mengumpulkan kayu bakar yang digunakan untuk rumah tangga ataupun industri pokok masing – masing penduduk.
2.      Pertanian
Persawahan yang ada di Desa Krakitan ini pun bisa dibilang menjadi salah satu tumpuan hidup beberapa penduduk dengan hasil sawah berbagai macam dan didominasi oleh padi. Dengan demikian, jumlah petani di Desa ini juga tersebar di beberapa titik
3.      Perikanan
Seperti yang sudah disampaikan di awal, potensi terbesar dari desa ini adalah rawa Jombor yang memiliki luas tidak kurang dari 198 Ha. Potensi budidaya perikanan yang dibangun oleh petani ikan pun menjadi salah satu sumber pencaharian yang menjanjikan di daerah ini. Banyak keramba – keramba yang dibuat oleh para petani untuk membudidayakan ikan air tawar dan hasilnya dijual kepada para pedagang di desa ini dan di sekitar desa ini. Akan tetapi, usaha keramba dan tambak yang dimiliki para petani tidak serta merta lancar terus menerus, banyak permasalahan yang dialami oleh para petani ikan ini. Permasalahan utamanya yaitu jadwal pengerukan sedimentasi yang dijadwalkan oleh para petani ikan dan dinas pekerjaan umum Klaten sering tidak tepat waktu dan terkesan dadakan dalam menjalankan proses pengerukan. Jadwal yang tidak tentu inilah yang membuat para petani ikan menjadi kesulitan mendapatkan momen yang tepat untuk membudidayakan ikan dan membuat panen ikan tidak maksimal dan tidak sesuai dengan keinginan mereka. Selain permaslahan pengerukan sedimen yang berantakan, debit air rawa pun sudah menurun jauh dibandingkan dengan debit rawa beberapa tahun yang lalu karena jumlah eceng gondok yang tidak terkontrol.
4.      Kuliner Makanan
Untuk kuliner makanan di desa Krakitan ini dipusatkan di Rawa Jombor dan terkenal dengan nama Warung Apung. Sebuah warung makan yang menawarkan sensasi bermacam macam ikan dengan konsep berada diatas rawa.
5.      Peternakan
Beternak pun saat ini menjadi pilihan beberapa penduduk termasuk petani ikan dan petani sawah yang melihat kesempatan lebih besar berada di dunia peternakan. Ada banyak jenis ternak disini yang terpusat di beberapa daerah di desa Krakitan. Adapun jenis ternaknya adalah Ayam, itik dan bebek.
6.      Jasa Hiburan dan wisata bantaran sungai
Hanya beberapa orang saja yang memfokuskan diri di pencaharian ini. Hal ini dikarenakan untuk hiburan dan keliling rawa hanya ramai saat hari libur saja.